Pelayanan Bagi Lansia
media @ 02:51

"Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku"



"Sahabat Lansia"
"Menjadi Sahabat Yang Berbagi Pengharapan Bagi Sesama"

Pelayanan ini diawali ketika ada keprihatinan terhadap orang-orang Lanjut Usia (Lansia) yang seringkali terabaikan dan tersisih dari persekutuan, baik itu persekutuan keluarga, gereja dan masyarakat.
Hal ini bertindih tepat dengan kondisi rill yang dialami oleh para Lansia. Secara fisik mereka mengalami kemunduran bahkan sering disertai dengan berbagai jenis penyakit yang tak jarang sulit disembuhkan, dan secara psikis tak jarang mereka mengalami tekanan dan depresi oleh karena berbagai macam faktor, ex: merasa kesepian, kecewa, rasa tak berguna dan tidak punya pengharapan.

Tujuan:
1. Mewujudkan Kasih Allah yang berpengharapan dalam kehidupan Lansia
2. Menjadi Sahabat yang berbagi untuk turut merasakan apa yang dirasakan


Profil Sahabat Lansia (eSeL)

a. Terbentuknya Relawan Sahabat Lansia (eSeL)
Berbekal kemampuan berteologi seadanya, kami berusaha menyatukan persepsi dan idealisme terhadap sebuah realitas dalam perspektif Teologi Sosial. Ide didirikannya kelompok pelayanan bagi para Lansia, berawal dari sebuah kelompok diskusi yang bertemakan masalah sosial.
Suatu perubahan atau pembaharuan di mulai dari sebuah ide. Namun perubahan itu tidak akan terjadi tanpa komitmen dan kerja keras. Kesadaran inilah yang mendorong kami untuk mengaktualisasikan ide tersebut, sehingga ide itu tidak hanya merupakan sebuah wacana atau idealisme yang kosong.

Melalui diskusi, pendekatan dan perkunjungan yang kami lakukan selama kurang lebih 4 bulan berjalan, nyatalah bahwa kelompok Lansia merupakan kelompok manusia yang sering kali terabaikan dan tersisih dari kehidupan persekutuan keluarga, gereja dan masyarakat. Di satu sisi Lansia mengalami berbagai persoalan yang timbul dari diri sendiri, akibat menurunnya daya tahan dan fitalitas organ tubuh. Mereka sering merasa kurang berarti bahkan cenderung menutup diri dari pergaulan. Di sisi lain situasi ini diperburuk oleh anggapan dan sikap kurang peduli dari pihak-pihak terkait. Akibatnya pergumulan seputar kehidupan Lansia menjadi sebuah fenomena yang memprihatinkan. Secara fisik mereka bergumul dengan berbagai keterbatasan, kelemahan dan sakit penyakit yang sulit disembuhkan. Bahkan secara psikis mereka mengalami berbagai tekanan dan depresi.

Demikianlah realitas yang memprihatinkan ini mendorong kami untuk berusaha melayani sesuai dengan daya dan kemampuan yang ada. Dengan terbentuknya kelompok relawan Sahabat Lansia (eSeL), kami berusaha menjadi ”Sahabat” bagi mereka yang tersisih, dan setelah melalui pasang surut dalam memperjuangkan komitmen pelayanan ini akhirnya kelompok relawan Sahabat Lansia (eSeL) di support oleh CIS TIMOR dan diakomodir sebagai salah satu unit pelayanan diakonia.

b. Dasar Pemikiran

Allah memberikan kehidupan yang berpengharapan bagi manusia. Pengharapan yang utuh itu hadir dalam Diri, Karya dan Pelayanan Yesus Kristus yang memberi pembebasan bagi mereka yang miskin dan tertindas, serta yang telah datang untuk memberitakan Tahun Rahmat Tuhan Telah Tiba.

Gereja sebagai pengikut Kristus terpanggil untuk mengaktualisasikan kasih dan kehadiran Allah yang penuh pengharapan dalam realitas hidup manusia yang teralami. Ada begitu banyak cara yang dilakukan gereja untuk mengaktualisasikan kasih Allah yang berpengharapan itu, melalui berbagai pelayanan yang menyentuh kehidupan manusia dengan kompleksitas pergumulan hidup.

Tak bisa dipungkiri bahwa setiap manusia akan melewati berbagai tahapan dalam kehidupan. Tahapan hidup itu akan berakhir pada masa tua (menjadi lansia). Pada tahapan ini manusia akan mengalami berbagai permasalahan baik itu berkaitan dengan psikis dan fisik. Secara fisik terjadi penurunan dari segi kesehatan yang mempengaruhi ruang gerak, secara psikis timbul perasaan teralienasi dari pergaulan sosial, keluarga maupun gereja. Kondisi ini memposisikan Lansia ”tersisih” dari aktifitas pelayanan gereja, keluarga dan masyarakat.

Melihat kondisi ini, relawan Sahabat Lansia (eSeL) terpanggil untuk mengadakan berbagai diskusi dan rencana-rencana pelayanan sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab untuk menyatakan kasih Allah yang berpengharapan dalam tindakan nyata.

c. Dasar Alkitabiah

Dasar Alkitabiah diambil dari Ucapan Yesus dalam injil Lukas 4 : 18-19 : "Roh Tuhan adapada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin, dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan Tahun Rahmat Tuhan Telah Datang".

d. Visi/Misi
Visi : Adapun visi dari Sahabat Lansia (eSeL) adalah : mewujudkan kasih Allah dalam realitas kehidupan yang berpengharapan

Misi : dalam mengaktualisasikan mimpi mewujudkan kasih Allah yang berpengharapan, maka ada misi yang diemban oleh Sahabat Lansia (eSeL) yaitu:

- Meningkatkan semangat hidup yang berpengharapan dari pada Lansia
- Membina spiritualitas lansia dalam persekutuan gereja, keluarga dan masyarakat
- Meningkatkan intensitas pelayanan yang holistik bagi lansia

e. Kegiatan Sahabat Lansia (eSeL)

Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, maka ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Sahabat Lansia (eSeL) yaitu :

- Pendampingan Pastoral : Suatu upaya pendampingan dan penguatan motifasi hidup, sekaligus sebagai proses internalisasi kasih dalam hubungan yang berpengharapan.
Hal yang hendak dicapai adalah membangun kesadaran akan pentingnya hidup selaku Lansia yang memiliki pengharapan sebab terdapat potensi-potensi diri yang harus dikembangkan

- Peningkatan Spiritualitas Dalam Persekutuan : Suatu upaya meningkatkan pengharapan hidup dalam kehidupan persekutuan.
Hal yang hendak dicapai adalah meningkatkan semangat dan motifasi dalam kehidupan persekutuan

- Pelayanan Kesehatan : Suatu upaya peningkatan derajad kesehatan sebagaimana seharusnya dinikmati oleh setiap manusia
Hal yang hendak dicapai adalah mengurangi penderitaan fisik yang sering dialami, sebab Lansia dikategorikan sebagai kelompok yang rentan terhadap berbagai jenis penyakit

- Pemberian Bantuan : Suatu upaya meningkatkan pemenuhan kebutuhan hidup sebagai mana seharusnya dinikmati oleh setiap manusia.
Hal yang hendak dicapai adalah mengurangi keterbatasan pemenuhan kebutuhan hidup karena situasi dan kondisi


***



----------

alamat kontak


CIS Timor
Jl.KB.Lestari No.11,Kota Baru, Walikota, Kupang
Nusa Tenggara Timur
Tel/Fax.0380-833210
e mail : cis_timor@telkom.net

Navigasi

sahabat lansia

10 aktivitas terakhir

  • Pelayanan Bagi Lansia
  • arsip aktivitas

  • Desember 2008
  • sapa kami

    # pengunjung

    web counter
    web counter
    Copyright ©2005 cis timor. All rights reserved | designed by : okke